Menggambar Grafik Lanjutan

Data Imajiner dan Kompleks

Bila argumen bagi plot berupa kompleks, bagian imajiner diabaiakan kecuali ketika saat plot diberikan sebagai argumen kompleks tunggal. Untuk kasus khusus ini, perintah pendeknya adalah menggambar bagian nyata vs bagian imajiner. Oleh karena itu,

plot(Z)

dengan Z adalah vektor atau matriks kompleks, adalah ekivalen dengan

plot(real(Z),imag(Z))

Sebagai cantoh,

t = 0:pi/10:2*pi;

plot(exp(i*t),’-o’)

axis equal

menggmabr poligon dengan  20- sisi dengan lingkaran kecil pada vertikalnya. Perintah axis equal membuat tambahan sama panjang pada sumbu x dan y, yang menjadikan gambar tampak lebih melingkar.

Menambah Gambar ke Grafik Yang Ada

Perintah hold memungkinkan kita menambah gambar pada grafik yang ada. Ketika kita ketik

hold on

MATLAB tidak mengganti grafik yang ada saat kita memberikan perintah gambar lain. Perintah menambah data baru pada grafik yang ada, mengatur skala sumbu jika diperlukan.

Sebagai contoh, pernyataan ini pertama membuat gambar kontur fungsi peaks, selanjutnya menyelipkan gambar berwarna pada fungsi yang sama.

[x,y,z] = peaks;

contour(x,y,z,20,’k’)

hold on

pcolor(x,y,z)

shading interp

hold off

Perintah hold on menyebabkan plot pcolor digambungkan dengan plot contour dalam satu gambar.

Kembali                                                                                         Lanjut Jendela Gambar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha Garb (1.5)