Digital Control System

Pendahuluan

Sistem Kontrol Digital (Digital Control System) adalah cabang sistem kontrol dengan proses dalam kawasan waktu kontinyu yang dihubungkan dengan kontroler berupa kontroler digital sebagai elemen kontrol yang mengendalikan sistem dan melakukan komputasi waktu diskrit. Tergantung pada persyaratan, kontroler digital dapat berbentuk mikrokontroler dan ASIC untuk komputer desktop standar. Karena komputer digital adalah sistem diskrit, maka Transformasi Laplace yang digunakan dalam sistem kontrol diganti dengan Z-transform. Oleh karenanya, Anda harus memahami mengenai konsep waktu kontinyu dan konsep waktu diskrit.

Juga komputer digital memiliki presisi yang terbatas (Lihat kuantisasi) perawatan ekstra yang diperlukan untuk memastikan kesalahan dalam koefisien, A / D konversi, D / A konversi, dll tidak menghasilkan efek yang tidak diinginkan atau direncanakan.

Penerapan kontrol digital mudah dapat dilakukan saat digunakan dalam bentuk umpan balik. Sejak penciptaan komputer digital pertama di awal 1940-an harga komputer digital telah menurun tajam. Alasan ini adalah salah satu alasan banyaknya penerapan sistem kontrol digital untuk pengendalian sistem kontrol. Alasan lainnya :

Flexibile: mudah untuk mengkonfigurasi dan mengkonfigurasi ulang melalui perangkat lunak
* Scalable: program dapat diatur disesuaikan dengan batas-batas memori atau ruang penyimpanan tanpa biaya tambahan
* Adaptable: parameter program dapat berubah dengan waktu
* Statis operasi: komputer digital jauh lebih rentan terhadap kondisi lingkungan daripada kapasitor dan induktor

Berikut Materi Sistem Kontrol Digital

1. Pendahuluan

2. Transformasi z

3. Pemodelan Sistem Kontrol Digital

4. Analisa Sistem Kontrol Digital

5. Desain Sistem Kontrol Digital

6. Aplikasi Sistem Kontrol Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha Garb (1.5)